HIMPUNAN MAHASISWA/I PAPUA BERIBADAH MEMPERINGATI HARI PENGEBARAN INJIL DI TANAH PAPUA YANG KE 165

Gambar Yulianus Abiondifu


Sering Firman Tuhan

Oleh: Yulianus Abiondifu

 

KEGELAPAN MENJADI TERANG

 

Sejarah kebenaran Firman Tuhan terdapat didalam Efesus 5:9-13

          Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaiknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu, sebab menyebutkan saja  pun apa yang di buat oleh mereka di tempat-tempat tersembunyi telah melakukan. Tetapi segala sesuatu yang sudah di telanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Ada yang tau terang itu seperti apa? Lampu,senter obor dan lain-lain. Salah satu penemuan terbesar yang tercatat dalam sejarah umat manusia adalah Tomas dan Edison berhasil menemukan lampu picat, sejak saat itu manusia yang dahulu hidup dalam kegelapan sejak malam hanya mengandalkan hobor atau lampu minyak sejak saat itu pun dunia berubah peradaban jau lebih maju lagi, hanya karena hal sederhana yang di temukan, yaitu lampu picak bahkan Firman Tuhan hari ini berbicara juga tentang kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan yang dahulu adalah hidup dalam kegelapan tetapi sekarang kita hidup dalam terang Tuhan.   Kalo kita mau bicara secara logika bahwa Ottow dan Geissler jau-jau dari belanda dan jerman untuk datang ke tanah papua sedangkan mereka itu masih buta tentang  papua  seperti apa, tetapi mereka dua di tunjuk untuk harus pergi ke papua sehingga tanggal 5 febuari  1855 jam 5:00, ketiga mereka tibah di papua dengan Iman mereka bahwa saya di utus oleh Tuhan sehingga mereka turun sambel berkata dengan nama Bapa, kami menginjak tanah ini, jadi orang doreri yang tinggal di pulau mansiman mau apakan kita tidak peduli, yang terpenting hari ini  kita datang dengan Iman sehingga apa yang mereka pikirkan saat itu, ketakutan atau hal-hal yang mencelakai mereka dengan sendirinya tersingkir karena mereka jalan dengan  Firman Tuhan. Alkitap pun mengatakan bahwa kita sendiri adalah terang didalam Tuhan karena kita sendiri sudah percaya kepada terang sesungguhnya, terang yang sesungguhnya itu siapa? Firman Tuhan  karena ketiga kita lahir tidak mukin jadi  hindu  tetapi kita jadi orang kristen oleh sebab itu kita hidup sebagai anak-anak terang, apa itu anak-anak terang? Anak-anak terag adalah orang-orang yang memancarkan perang kasih Kristus dalam  setiap kesempatan, seperti lampu yang akan selalu memancarkan terang dan tidak pernah memancakan kegelapan, kecuali lampu tersebut mati seperti yang sudah tertulis terang itu bukan lewat dari gelap, jika terang bisah di ukur gelap tidak bisah di ukur, kegelapan adalah ketiga terang tidak ada di tempat itu, kenapa ada kegelapan karena tidak ada  terang di saat itu. Kita yang di panggil dari kegelapan ketiga kita masih hidup di dalam dunia itu dan mengikuti cara hidup yang sia-sia, yang seharusnya kita tidak boleh hidup balik lagi ke kegelapan.

Ottow dan Geissler sebelum tibah di papua mereka singga di ternate sampai di ternate, disitu mereka bertemu dengan sultan ternate yang ke 10, disitu mereka di berikan sebua perahu/kapal sekaligus dengan peta bahwa papua yang kalian cari itu ini, tapi apa kah kalian berdua yakin bisah pergi kesana? Mereka bilang, ya kami yakin akan pergi kesana karena  itu tujuan kita.

Walau pun  papua saat itu masih pernitif atau masih dikenal dengan kanimbalisme, (manusia makan manusia) tetapi mereka  yakin bahwa  yang menuntun  perjalanan mereka ke papua adalah Tuhan sehingga mereka merasah bahwa mereka tidak sendiri tetapi mereka bersama Tuhan yang mampu menggubah segalahnya.

Dengan kedatangan Ottow dan Geissler sehingga kami orang papua bisah ada  sebagaimana kami ada  saat ini, bahkan  bisah saling mengenal satu dengan yang lain, itu karena berkat Tuhan melalui kedua misonaris Ottow dan Geissler, dengan perjalanan  yang begitu  panjang,  Ottow dan Geissler Wafat kedua misonaris yang Geissler  di minta memakamkan  di papua sedangkan  Ottow di kirim kembali di jerman sehingga setiap tahun 5 ferbuari 1855-5 febuari 2021 memperingati sebagai hari peradaban orang papua ketiga orang papua hidup dalam kegelapan tetapi dengan kedatangan kedua penginjilan membawa terang di seluruh tanah papua.

Saya menutup Firman Tuhan, dengan sebua cerita

Ada salah satu professor dia ingin kekampus untuk mengajar, jadi sebentara dia keluar dari rumah, ada anak-anak kecil mereka duduk terus mereka bersyukur karena kemarin mereka ikut perlombahan mereka dapat juara 1 lalu mereka sambil duduk mengucap syukur kepada Tuhan, terima kasih Tuhan,terima kasih Tuhan karena Tuhan kita sudah menang, kemudian professor  menoleh ke arah kiri melihat anak-anak itu lalu professor keluar dan bertanya ke anak-anak itu,“anak-anak itu pialah apa?” jawab anak-anak itu dengan senyuman bahagia, “ini pila lombah bapak, kemarin kita ikut perlombahan kita menang bapak tetapi ini semua bukan karena kita tetapi ini semua karena Tuhan” lalu profossor jawabnya dengan sombong, “anak-anak kalian yakin Tuhan itu ada? Mereka jawab “ada, kami yakin Tuhan itu ada, terus professor bilang,”Tuhan itu bisah di pegang,” jawab anak-anak itu,” tidak bisah” terus Tuhan itu bisah di rasa, jawabnya”tidak bisah, jadi kesimpulan dari cerita tadi bahwa segala sesuatu yang tidak bisah di lihat,tidak bisah di rasa itu artinya   tidak ada, kata professor, saya ini pintar dari kalian jadi Tuhan itu tidak ada lalu professor itu naik di mobil mau pergi mengajar di kampus kemudian anak itu memanggil professor, “pak professor mau kemana?” lalu jawab professor dengan sombong “mau mengajar” lalu anak itu bertanya, “bapak punya otak apa tidak? lalu jawab professor dengan sombong “ada saya punya otak,” kemudia anak itu bertanya lagi, “otak bisah di lihat apa tidak?,  lalu jawab professor “tidak, otak tidak bisah di lihat” kemudain anak itu bertanya lagi “otak itu bisah di pegan apa tidak?, lalu jawabnya “tidak, otak tidak bisah di pegang” lalu anak itu bertanya lagi, “otak itu bisah di rasa apa tidak”?  kemudian jawab professor “tidak, otak itu tidak bisah di rasa, kemudian kata anak itu berati kesimpulan dari cerita tadi  bahwa bapak tidak punya otak karena barang yang tidak bisah di lihat, di pegang, di rasa berati tidak ada.

Sekian dan terima kasih Allah Bangsa Papua Memberkati

Posting Komentar

2 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)