Cintailah Jatidiri Mu Sebagai Anak Koteka

Gambar Alexander Yigibalom Saat Memekai Koteka di Kediaman Asrama Papua Kalimantan Tengah Palangka Raya 


Saya yang bernama alexander yigibalom yang saat ini berpendidikan di  Universitas Negeri Palangka Raya.

Berhubung dengan dies natalis Universitas Negeri Palangka Raya (UPR) yang ke 58 tahun maka itu  saya pun turut menghadiri kegiatan dies natalis (UPR) dengan berpakaian adat.

Saya memang menyadari betul  tentang  peribahasa "dimana bumi di bijak disitu disitu langit di junjung" sehingga dengan peri bahasa itu maka selama lima tahun saya berpendidikan di tanah borneo, saya mengadaptasi dengan lingkugan dan mengikuti ada istiadat yang ada di tanah borneo  namun  kali ini karena kami di perintahkan untuk memakai pakean adat masing-masing daerah, dari sambang sampai merauke sehingga saya harus memakai koteka di tanah borneo.

Saya memang  benar-benar menyadari bahwa zaman ini menuntut kita untuk harus mengikutinya karena zaman terus berubah maka itu semua pola pikir, karakter, kebiasaan, budaya, adat istiadat dan  lain-lainnya akan  berubah secara perlahan dan memang  tidak  bisah  kami  hindari, contohnya seperti lagu bahasa daerah (wisisi) memakai gitar tradisonal tetapi sekarang sudah memakai alat elektronik musiknya pake ispiker lalu  model goyangnya pun sudah berubah, yang di sebut aster wisisi lalu asesoris seperti gelang tangan, noken itu bahannya, dulu pake kulit kayu  tetapi sekarang memakai benan wol pembuatan pabrik  dengan berbagai macam  merek. Kemudian koteka dulunya pake bua labu tetapi  karena bua labunya sudah mulai puna akhirnya bisah memakai pipa atau bahan lainnya yang terpenting maknanya sama yaitu koteka, sehingga generasi zaman sekarang ada yang masih  mempertahankan adat istiadat sambil mengikuti zaman yang terpenting dia memiliki makna yang sama, tetapi  ada juga yang terbawa harus dengan zaman naow, melalukan semua hal dengan gaya orang lain sehingga mereka lupa jati diri  mereka sebagai anak  koteka  sehingga di kesempatan hari ini perlu saya sampaikan bahwa cintalah jati diri mu sebagai anak koteka maka orang lain pun akan menghargai mu tetapi jika kamu mengabaikan jati diri mu maka orang lain akan mengolok-olok mu.

Dari sekian banyak contoh yang di lalukan oleh  generasi papua untuk mempertahankan dan mencintai jati dirinya sebagai anak koteka diantaranya salah satu saya sendiri yang bernama alexander yigibalom yang saat ini berpendidikan di Universitas Negeri Palangka Raya di kalimantan tengah.
 Berusaha untuk mencintai jati diri dan melestarikan adat istiadat di tanah borneo  semoga saja ini bisah menjadi contoh bagi generasi papua lainnya untuk tetapi mencintai jati dirinya sendiri sebagai anak koteka🙏😇


 Palangka raya 11 November 2021

Posting Komentar

2 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)