Kutipan Pesan Dan ajakan Dari ketua Afirmasi Pelanar dan Mahasiswa kab lanny jaya (APMLJ) Se-Indonesia Kepada Rakyat Papua
Tuhan Yesus sang kepala gerakan revolusoner akan memberikan benih kebijaksanaan kepada generasi mudah papua yang lahir di tengah-tengah konflik bersenjata
dan memiliki pemikiran-pemikiran baru yang kritis untuk berdiri kokoh ditengah-tengah kaum lemah dan teriak dengan lantang dan keras kepada pemerintah kabupaten kota, provinsi dan pusat, apa yang di inginkan oleh rakyat papua🙏😇
Pemikiran-pemikiran merekalah yang akan memberikan kedamaian kepada rakyat papua bukan pemikiran-pemikiran elit politik lokal papua dan jakarta tetapi sesunguhnya elit politik lokal papua dan jakartalah yang membawa kehancuran dan malapetaka bagi rakyat papua sehingga hari ini saya sampaikan kepada seluru rakyat papua bahwasannya, dengarlah suara anak jalanan yang berdiri kokoh dengan satu senjata toa dan peluru-peluru spanduk di tengah-tengah jalan dan berkata bahwa Daerah Ekonomi Baru (DOB) itu bukan membawa kesejatraan masyarakat papua tetapi itu membawa kehancuran dan malapetaka bagi rakyat papua sehingga dengarlah suara itu baik-baik dan ikutilah pemikiran cemerlang mereka karena suara itu disampaikan dengan hati yang penuh kesadaran dan keiklasan untuk selamatkan rakyat papua yang tertidas dari tahun 1961,1962,1963 sampai dengan 2022. Melihat penindasan itu terus terjadi di atas tanah papua maka itu generasi mudah papua tetapi dengan gaira semangat yang berapi-api dan tidak pernah di padamkan oleh pemerintah indonesia hingga saat ini masi eksis tetap berdiri kokoh ditangah jalan untuk melawan colonialisme, meliterisme, kapitalisme demi menghakiri penindasan di atas tanah papua 🙏😇
Jika sebagian masyrakat papua mendengar suara elit politik lokal papua dan jakarta yang memberikan selogan bahwa Daera Otonomi Baru (DOB) adalah membawa kesejatraan, kedamaian dan meberikan peluang sebesar-besarnya untuk masyarakat pribumi mendapatkan pekerjaan dll, itu hanyalah sandiwara belaka yang di sampaikan elit politik lokal papua dan jakarta. Jangan dengar omong kosong itu karena mereka sesunguhnya adalah politikus yang sedang bertipu-tipu di atas tanah papua. Jika masyarakat mendukun DOB maka masyrakat papua akan menjadi penonton di atas negrinya sendiri bahkan pemukulan,pemerkosaan,pemenjaraan, pembunuhan akan terus berjalan hingga orang papua punah di atas tanah papua.
Mari rakyta papua kita belajar dari pengalaman janji palsu yang sudah kita lewat OTSUS jilid I sudah berjalan 20 tahun lamanya tetapi implementasinya tidak ada sama sekali bagi rakyat papua dan kita tetap menjadi penonton di atas tanah kita sendiri. Terus buat apa kita memperpanjang janji palsu OTSUS jilib II dan menghadirkan DOB di tanah papua??
Kita jangan masuk di luban yang sama, mari kita sama2 menolak segala macam penewaran yang datang dari colonial indonesia karena itu hanyalah membunu orang papua.
0 Komentar